Selamat Datang!

sepatucibaduyut-wordpress

Kami sepatucibaduyut.wordpress.com selain menjual secara retail  juga mengajak anda untuk menjadi mitra memasarkan produk-produk industri kreatif dari Bandung, terutama dalam bidang fashion di wilayah anda. Dengan modal relatif kecil bahkan tanpa modal, anda sudah bisa memulai usaha dan menghasilkan keuntungan. Kami akan memberikan potensi keuntungan 100%. Silahkan download cara dan ketentuan, tips, katalog, dan daftar harga melalui link di samping  maupun di halaman download.

Tidak hanya sepatu, tersedia juga produk berupa sandal, tas, dompet, jaket, pakaian, dan produk-produk lainnya untuk pria, wanita, dan anak-anak dari brand Basamasoga, Catenzo, Garsel Shoes, Garsel Fashion and Bags, Garucci, Garucci Bags and Wallets, Hazzel’s, Koyoko, Mitaco, Mitaco Fashion, Primadona, Ratio Pradelin, Sasco,… dan lain-lain.

Apa keuntungan menjadi mitra sepatucibaduyut.wordpress.com?

- Tidak perlu biaya pendaftaran keanggotaan maupun iuran tahunan, karena usaha kami bukan merupakan Multi Level Marketing,

- Hanya bermodalkan katalog, anda sudah bisa memulai usaha (dapatkan katalog gratis*),

- Mendapatkan keuntungan sampai dengan 100% lebih,

- Tidak ada batasan jumlah pesanan atau minimal order per transaksi,

- Tidak perlu stok,

- Tersedia beraneka macam produk dengan model-model terbaik. Ribuan model/ item dari berbagai Brand/Merk,

- Harga jual cash ke konsumen diupayakan lebih murah daripada di mall,

- Barang cacat, ganti ukuran bisa diretur,

- … dll.

Silahkan lihat juga halaman http://sepatucibaduyut.wordpress.com/about/ dan http://sepatucibaduyut.wordpress.com/produk/ untuk mendapat informasi lainnya.

Informasi ini bisa juga diakses melalui alamat :

http://sepatucibaduyut.tokorumpi.com/

Salam Sukses !

Kami juga bisa menyediakan produk-produk lainnya diluar katalog dengan pesanan khusus seperti Sprei dan bed cover, pakaian senam, produk-produk distro Bandung,  kaos distro, batik, busana muslim, kerudung, jam tangan, dan aksesories lainnya. Silahkan hubungi kami untuk keterangan lebih lanjut.

Kompas – Ekspor Indonesia Capai 3,1 Miliar Dollar AS

shutterstockIlustrasi

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Ekspor alas kaki tahun ini cukup menggembirakan. Catatan Asosiasi Persepatuan Indonesia (Asprindo), ekspor sepatu pada 2011 mencapai 3,1 miliar dollar AS.
Kalau krisis Eropa terus berlangsung, saya khawatirkan hal ini akan terus menurunkan order.
– Eddy Widjanarko

Berdasarkan data Asprindo, angka tersebut naik 25 persen dari tahun lalu sebesar 2,5 miliar dollar AS. Eddy Widjanarko, Ketua ASI, menjelaskan, kenaikan ekspor ini didorong oleh kemampuan produsen lokal memenuhi permintaan, baik produsen berskala besar maupun merek kecil.

Namun, nilai ekspor tersebut tak sesuai target yang dipatok sebelumnya, yakni sebesar 3,2 miliar dollar AS. Sebab, sempat beberapa waktu terjadi penurunan pemesanan 10 persen-20 persen dibandingkan bulan-bulan biasanya. Kekhawatiran kondisi Eropa yang tak menentu membuat permintaan ekspor sempat tertahan.

“Kalau krisis Eropa terus berlangsung, saya khawatirkan hal ini akan terus menurunkan order,” ujar Eddy, akhir pekan lalu.

Dia mengestimasi, kenaikan ekspor alas kaki pada 2012 hanya sekitar 10 persen atau 3,4 miliar dollar AS. Sementara itu, nilai penjualan alas kaki di pasar domestik Rp 24 triliun-Rp 25 triliun. Angka ini naik 10 persen dari tahun 2010 yang sebesar Rp 22 triliun. Produsen alas kaki tahun ini masih mengandalkan momen tahun ajaran baru dan Lebaran untuk menggenjot penjualan. (Maria Rosita)

Sumber :

KONTAN

Hore.. BCA dan Bank Mandiri ‘Akur’ Soal Transfer ATM

Jakarta - Nasabah PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk tak perlu ngomel-ngomel lagi karena tak bisa saling transfer. BCA dan Bank Mandiri akan segera menyambungkan jaringannya sehingga nasabah bisa transfer via ATM.

“Betul (kerjasama telah dilakukan) dan pada tanggal 11 Oktober rencananya akan diresmikan,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja ketika dikonfirmasidetikFinance di Jakarta, Jumat (7/10/2011).

Untuk diketahui, selama ini nasabah Bank Mandiri memang tidak bisa melakukan transfer dana lewat ATM ke nomor rekening BCA, maupun sebaliknya. Hal tersebut disebabkan karena kedua bank besar tersebut belum memiliki kerja sama dalam interkoneksi ATM.

Kepala Biro Sistem Pembayaran BI Aribowo pernah menyampaikan kerja sama tersebut merupakan awal yang ideal menuju penerapan national payment gateway (NPG). Aribowo mengatakan switching dari interkoneksi kedua ATM bank tersebut menggunakan jaringan Link dan Prima.

Link dibentuk oleh Himpunan Bank Negara, yang terdiri dari Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia dan Bank Tabungan Negara.

Adapun Prima merupakan switching interkoneksi ATM yang dikelola oleh PT Rintis Sejahtera. Selain BCA, ada sedikitnya 40 bank yang tergabung dalam Prima.

“Kami masih mendiskuskan dengan industri. Mudah-mudahan akhir tahun ini kita sudah dapatkan model yang lebih jelas dan disepakati oleh industri untuk seluruh ATM bank terhubung,” ujarnya.

NPG memang membutuhkan integrasi dari berbagai dari berbagai industri, terutama perusahaan pengelola jaringan ATM.

“Ke depan, harus ada satu yang besar, mengintegrasikan semua. Kalau ditanya sekarang, para pemilik perusahaan pasti tidak mau, tetapi ke depannya harus mau, kalau tidak mau akan dibentuk regulasi,” ujarnya.

(dru/qom)

Sumber: http://finance.detik.com/read/2011/10/07/191001/1739353/5/bca-dan-bank-mandiri-akur-soal-transfer-atm?f9911013

Heryawan Wajibkan PNS di Jabar Pakai Sepatu Dalam Negeri


Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan resmi mencanangkan Penggunaan Sepatu Buatan Indonesia di Jabar, di area parkir barat Gedung Sate, Jalan Cilamaya, Kamis (9/6/2011). Pasca dicanangkan Heryawan menyatakan PNS se-Jabar wajib setiap hari memakai sepatu buatan dalam negeri.

“Kalau di tingkat nasional diimbau menggunakannya hanya satu hari, di Jabar kita laksanakan setiap hari,” ujar Heryawan dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut Heryawan meminta kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Pergadangan Jabar Ferry Sofwan untuk segera mengeluarkan surat edaran bagi seluruh PNS se-Jabar.

“Mohon dalam waktu seminggu ini dikonsep dan diedarkan suratnya ke seluruh OPD agar diinformasikan ke PNS di dinasnya masing-masing,” ungkapnya.

Menurutnya kebijakan itu dilakukan untuk mendorong kemajuan industri sepatu di Jabar, khususnya Cibaduyut Bandung dan Ciomas Bogor sebagai penghasil sepatu terbesar saat ini.

“Dalam rangka membangun perekonomian, harus ada keberpihakan pada produk dalam negeri. PNS harus jadi contoh bagi masyarakat umum dalam memakai produk dalam negeri,” kata Heryawan.

Dalam kesempatan itu, Heryawan diberi sepasang sepatu dari salah seorang pengusaha sepatu Cibaduyut. Ia pun langsung melepas sepatu yang dikenakannya dan menggunakan sepatu yang baru diberi.

“Tuh, sepatu yang saya pakai juga buatan lokal, buatan Cibaduyut. Ini sekarang dikasih sepatu, ini bagus buat tinjauan ke lapangan,” tutur Heryawan sambil memperlihatkan sepatu dengan tinggi sebetis itu.

Setelah itu, Heryawan sempat melihat-lihat stand penjualan sepatu di lokasi dan berbincang-bincang dengan para penjual.

(ors/ern)

Sumber: http://bandung.detik.com/read/2011/06/09/150826/1656809/486/heryawan-wajibkan-pns-di-jabar-pakai-sepatu-dalam-negeri?881104485

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.